DPRD Dukung Program Lampung Bidik, 2026 Tanpa Anak Putus Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFO SIGER – Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan nol anak putus sekolah pada 2026 melalui program Lampung Bidik dengan melakukan pengecekan data siswa hingga tingkat kabupaten/kota dan kelurahan agar seluruh anak usia sekolah terdata. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang terhenti pendidikannya karena keterbatasan ekonomi.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, menyatakan dukungannya terhadap program Lampung Bidik 2026 yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Lampung untuk menekan angka anak putus sekolah hingga nol pada 2026.

“Lampung Bidik ini kan program Pemerintah Provinsi Lampung yang mendukung program Pak Prabowo agar jangan sampai ada anak-anak Indonesia yang putus sekolah,” ujarnya, Kamis (19/2).

Menurutnya salah satu penyebab utama anak putus sekolah adalah ketidak mampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.

“Faktor ekonomi dari keluarga ini yang membuat anak-anak akhirnya tidak sekolah karena ingin membantu orang tua dengan bekerja,” katanya.

Ia menilai program Lampung Bidik sangat baik, namun perlu didukung dengan penelusuran data yang akurat hingga ke tingkat kabupaten/kota bahkan kelurahan.

“Perlu adanya penelusuran data sampai tingkat kabupaten, kota, bahkan kelurahan. Data itu penting dan harus benar-benar valid,” tegasnya.

Kerja sama antar lembaga, mulai dari pemerintah provinsi hingga perangkat kelurahan, agar anak-anak kurang mampu yang putus sekolah tidak terlewat dalam pendataan.

“Jangan hanya pakai data lama asal bunyi. Kalau memang mau ditelusuri, harus benar-benar sampai ke bawah karena masih banyak anak-anak yang belum terdata,” tambahnya.

Lebih lanjut, data tersebut nantinya akan diarahkan ke Dinas Sosial untuk mendukung pembangunan sekolah rakyat bagi anak-anak kurang mampu.

“Anak-anak bisa masuk sekolah rakyat, dapat pendidikan gratis, seragam, makan, uang saku, bahkan tempat tinggal. Kita support penuh agar Lampung 2026 ini kalau bisa tanpa lagi ada anak-anak putus sekolah,” tutupnya.

Berita Terkait

Menteri Energi Bangladesh Kunjungi UP Muara Karang, Apresiasi Inovasi PLN Nusantara Power
“One Last Spark”, PLN Nusantara Power UP Sebalang Tutup Perayaan HUT RI ke-81 dengan Semangat Kebersamaan
PLN Nusantara Power UP Sebalang Tebar Kepedulian Lewat Program Derma Nusantara
PLN Nusantara Power UP Sebalang Peringati Hari Kebaya Nasional 2026, Lestarikan Warisan Budaya dan Perkuat Semangat Kebersamaan
PLN Nusantara Power UP Sebalang Salurkan Santunan kepada 44 Anak Yatim sebagai Wujud Komitmen TJSL dan Kepedulian Sosial Perusahaan
PLN Nusantara Power UP Sebalang dan UIN Raden Fatah Palembang Perkuat Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Komisi XII DPR RI dan PLN Nusantara Power Bahas Keandalan Kelistrikan Sumbagsel
PLN Nusantara Power UP Sebalang Tebar 1.923 Paket Kurban Ramah Lingkungan untuk Warga Ring-1

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Menteri Energi Bangladesh Kunjungi UP Muara Karang, Apresiasi Inovasi PLN Nusantara Power

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:02 WIB

“One Last Spark”, PLN Nusantara Power UP Sebalang Tutup Perayaan HUT RI ke-81 dengan Semangat Kebersamaan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:58 WIB

PLN Nusantara Power UP Sebalang Tebar Kepedulian Lewat Program Derma Nusantara

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:39 WIB

PLN Nusantara Power UP Sebalang Peringati Hari Kebaya Nasional 2026, Lestarikan Warisan Budaya dan Perkuat Semangat Kebersamaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:15 WIB

PLN Nusantara Power UP Sebalang Salurkan Santunan kepada 44 Anak Yatim sebagai Wujud Komitmen TJSL dan Kepedulian Sosial Perusahaan

Berita Terbaru