Dari Biomassa hingga Hidrogen Hijau, Inovasi PLN Nusantara Power Raih 12 Penghargaan EBTKE 2026

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemenang pertama Apresiasi EBTKE 2026 dari berbagai kategori  berfoto bersama Dirjend EBTKE Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU. PLN Nusantara Power mengatongi empat juara pertama melalui kategori Penilaian Kinerja Pelaksana Cofiring Biomassa pada PLTU, Emerging Low Carbon Technologies, Green Hydrogen, Gedung Hemat Energi, Zero Energy Building, dan Low Carbon Technologies, Renewable Energy Enabler.

Para pemenang pertama Apresiasi EBTKE 2026 dari berbagai kategori berfoto bersama Dirjend EBTKE Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU. PLN Nusantara Power mengatongi empat juara pertama melalui kategori Penilaian Kinerja Pelaksana Cofiring Biomassa pada PLTU, Emerging Low Carbon Technologies, Green Hydrogen, Gedung Hemat Energi, Zero Energy Building, dan Low Carbon Technologies, Renewable Energy Enabler.

INFO SIGER – JAKARTA, 4 September 2026 – Transformasi energi PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali mendapat apresiasi pemerintah. Sebanyak 12 inovasi dan inisiatif PLN NP meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Kamis (3/9), di Jakarta.

Penghargaan yang diberikan dalam rangkaian The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026 tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari bioenergi, energi baru, energi terbarukan, teknologi rendah karbon, hingga efisiensi energi. Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi PLN NP tidak hanya dilakukan melalui pengembangan pembangkit energi terbarukan, tetapi juga melalui inovasi pada pembangkit eksisting.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU mengatakan, percepatan transisi energi membutuhkan kolaborasi dan implementasi nyata dari berbagai pemangku kepentingan.

“Pengembangan energi baru dan terbarukan membutuhkan kolaborasi dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Kita perlu memastikan berbagai potensi dan proyek EBTKE dapat terus bergerak dari tahap perencanaan menuju implementasi nyata,” ujar Eniya.

Dorongan tersebut menjadi semakin relevan dengan langkah PLN NP yang terus mengembangkan beragam teknologi energi bersih sekaligus mengoptimalkan aset pembangkitan yang telah ada. Pendekatan ini memungkinkan proses transisi energi berjalan secara bertahap dengan tetap menjaga keandalan, keterjangkauan, dan keberlanjutan pasokan listrik.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan, inovasi menjadi bagian penting dari strategi PLN NP dalam menjawab tantangan transisi energi sekaligus memperkuat kedaulatan energi nasional.

“Kami percaya transisi energi membutuhkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan hari ini sekaligus menyiapkan energi masa depan. Karena itu, PLN Nusantara Power tidak hanya membangun portofolio energi terbarukan, tetapi juga melakukan dekarbonisasi pembangkit eksisting dan mengembangkan teknologi rendah karbon yang memiliki nilai tambah bagi Indonesia,” ujar Ruly.

Salah satu inovasi yang terus dikembangkan PLN NP adalah co-firing biomassa sebagai strategi dekarbonisasi PLTU. Sebagai pelopor co-firing biomassa di lingkungan PLN Group, PLN NP telah melakukan riset dan pengujian sejak 2018 dan mencatatkan operasi komersial pertama co-firing di PLTU Paiton pada 10 Juni 2020.

Saat ini, co-firing telah diterapkan secara komersial di 25 PLTU. Sepanjang 2025, program tersebut menghasilkan 1.041 GWh energi hijau dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi sekitar 1,17 juta ton CO₂e. Sementara hingga semester I 2026, cofiring telah menghasilkan sekitar 490,5 GWh energi hijau dengan pengurangan emisi mencapai 590,9 ribu ton CO₂e.

Di saat yang sama, PLN NP memperluas inovasi menuju energi masa depan melalui pengembangan green hydrogen dan waste-to-energy . Pengembangan green hydrogen di UP Muara Karang dan UP Tanjung Awar-awar menjadi bagian dari upaya PLN NP membangun ekosistem hidrogen nasional, sementara inovasi waste-to-energy di UP Indramayu membuka peluang pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.

Portofolio energi terbarukan PLN NP juga terus berkembang melalui pemanfaatan energi surya dan teknologi pendukung lainnya, termasuk pengembangan renewable energy enabler, utility scale, self consumption , serta zero energy building . Penguatan inovasi tersebut sekaligus membuka ruang bagi talenta PLN NP untuk berkontribusi, termasuk melalui peran perempuan dalam pengembangan energi bersih.

Atas berbagai inovasi tersebut, PLN Nusantara Power meraih 12 penghargaan pada Apresiasi EBTKE 2026, yaitu:

Bidang Bioenergi
1. Juara Aditama – Penilaian Kinerja Pelaksana Cofiring Biomassa pada PLTU, PLN NP UP Tenayan.
2. Juara Aditama – Penilaian Kinerja Pelaksana Cofiring Biomassa pada PLTU, PLN NP UP Paiton.
3. Juara Pratama – Penilaian Kinerja Pelaksana Cofiring Biomassa pada PLTU, PLN NP UP Pulang Pisau.

Bidang Energi Baru
4. Juara 3 – Emerging Low Carbon Technologies, Green Hydrogen, PLN NP UP Tanjung Awar-awar.
5. Juara 3 – Emerging Low Carbon Technologies, Waste-to-Energy, PLN NP UP Indramayu.

Bidang Energi Terbarukan
6. Juara 1 – Emerging Low Carbon Technologies, Green Hydrogen, PLN NP UP Muara Karang.
7. Juara 1 – Gedung Hemat Energi, Zero Energy Building, PLN NP UP Muara Karang.
8. Juara 1 – Low Carbon Technologies, Renewable Energy Enabler, PLN NP UP Tanjung Awar-awar.
9. Juara 2 – On Grid, Utility Scale, PLN NP UP Brantas.
10. Juara 2 – On Grid, Self Consumption, PLN NP UP Paiton.
11. Juara 2 – Woman in Clean Energy, Inovator, Yusufa Anis Hilmi, PLN NP UP Brantas.
12. Juara 3 – On Grid, Utility Scale, PLN NP UP Cirata.

Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power M. Irwansyah Putra (ke enam dari kiri) dan VP VP Technology Development PLN Nusantara Power Ardi Nugroho (keenam dari kanan) berfoto bersama perwakilan dari Unit-Unit PLN NP peraih penghargaan Apresiasi EBTKE 2026.

Ruly menegaskan, apresiasi tersebut akan menjadi dorongan bagi PLN NP untuk terus memperluas inovasi dan meningkatkan dampak nyata dari setiap inisiatif energi bersih yang dikembangkan.

“Bagi kami, penghargaan ini adalah apresiasi sekaligus tanggung jawab untuk terus bergerak lebih jauh. Setiap inovasi harus menghasilkan dampak—baik dalam bentuk energi hijau, pengurangan emisi, peningkatan efisiensi maupun penguatan ekosistem energi bersih. PLN Nusantara Power siap terus menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia menuju Net Zero Emission 2060,” pungkas Ruly.

PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Muara Karang menerima Apresiasi EBTKE 2026 sebagai Juara 1 kategori Emerging Low-Carbon Technologies sub kategori Green Hydrogen.

Melalui inovasi yang terus berkembang, PLN Nusantara Power berkomitmen mempercepat transformasi menuju pembangkit yang semakin hijau, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya kedaulatan energi Indonesia.

Berita Terkait

Respons Cepat Tangani Kebakaran di Jalinsum Tarahan, Tim Fire Fighting PLN Nusantara Power UP Sebalang Berjibaku Selama 5 Jam
Dorong Transisi Energi, PLN Nusantara Power UP Sebalang Uji Cofiring Sekam Padi dan Woodchip
Rapat Kerja Semester II 2026, PLN Nusantara Power UP Sebalang Dorong Percepatan Kinerja dan Penguatan Eksekusi
Dari Energi untuk Masa Depan, PLN Nusantara Power UP Sebalang Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Menteri Energi Bangladesh Kunjungi UP Muara Karang, Apresiasi Inovasi PLN Nusantara Power
“One Last Spark”, PLN Nusantara Power UP Sebalang Tutup Perayaan HUT RI ke-81 dengan Semangat Kebersamaan
Semangat HUT ke-81 RI, PLN Nusantara Power UP Sebalang Perkuat Komitmen Jaga Keandalan Listrik Lampung
PLN Nusantara Power UP Sebalang Tebar Kepedulian Lewat Program Derma Nusantara

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:09 WIB

Respons Cepat Tangani Kebakaran di Jalinsum Tarahan, Tim Fire Fighting PLN Nusantara Power UP Sebalang Berjibaku Selama 5 Jam

Sabtu, 12 September 2026 - 13:59 WIB

Dorong Transisi Energi, PLN Nusantara Power UP Sebalang Uji Cofiring Sekam Padi dan Woodchip

Rabu, 9 September 2026 - 13:56 WIB

Rapat Kerja Semester II 2026, PLN Nusantara Power UP Sebalang Dorong Percepatan Kinerja dan Penguatan Eksekusi

Jumat, 4 September 2026 - 12:53 WIB

Dari Biomassa hingga Hidrogen Hijau, Inovasi PLN Nusantara Power Raih 12 Penghargaan EBTKE 2026

Rabu, 2 September 2026 - 09:36 WIB

Dari Energi untuk Masa Depan, PLN Nusantara Power UP Sebalang Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terbaru